APA ITU PROPOLIS ?

APA ITU PROPOLIS ?
Banyak oran yang belum tahu, apakah propolis itu…? Propolis adalah zat yang di ekstrak dari resin yang dikumpulkan oleh lebah pekerja khusus yang tugasnya untuk mencari resin dari daun yang baru tumbuh dan bagian dari kulit batang pohon tertentu. Lalu oleh lebah pekerja di sarang resin tersebut dicampur sedikit demi sedikit dengan lilin lebah, Madu dan enzym, lalu akhirnya menjadi sebuah madu yang berkualitas tinggi, dan terciptalah sebuah Propolis.

Propolis Melia Nature berasal dari dua suku kata Yunani yang berarti: Pro= Sebelum, dan Polis= Kota, jadi bila kita artikan dari kata propolis adalah, sistem pertahanan kota atau sistem kekebalan tubuh.

Sebelum orang tahu tentang kegunaan propolis, sebenarnya propolis digunakan lebah untuk menambal sarang lebah yang bocor dan memperkuat sarangnya, Selain dari pada itu fungsi Propolis yang tidak kalah pentingnya bagi lebah adalah untuk membungkus (memumikkan) bangkai binatang yang masuk kesarang lebah agar tidak menyebarkan penyakit. Jadi Propolis dipakai oleh lebah untuk mensaterilkan sarang, menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur

Belajar dari kehebatan Propolis bagi lebah, lalu manusia modern mulai menggunakan propolis sebagai pengobatan, khususnya menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur. karena propolis mengandung ratusan bahan kimia yang sangat berguna bagi tubuh kita, yang terdiri dari 55% resin, 30% lilin lebah, 10% minyak aromatik dan 5% bee pollen.
Kandungan Propolis terdiri dari :
 Propolis mengandung semua Vitamin kecuali vitamin K.
 Propolis mengandung semua Mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur
 Propolis mengandung 16 rantai Asam amino esensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.
 Propolis mengandung Bioflavanoid, yaitu zat antioksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.
Karena komposisinya yang demikian tidak seluruh bagian Propolis bisa dimakan sebagai obat atau makanan suplemen. Lalu setelah di panen dari sarangnya, Propolis Melia harus di ekstraksi dengan air atau minyak makan untuk mengambil bahan-bahan yang bisa dimakan tersebut. Di negeri barat ekstraksi juga dilakukan menggunakan ethanol atau alkohol, namun hal ini tidak halal untuk konsumsi kaum muslimin jadi untuk di negara, khususnya INDONESIA ekstraksi Propolis tidak menggunakan Alkohol, hanya menggunakan air atau minyak makan, jadi Propolis 100% halal dan aman bagi tubuh kita.

Propolis Melia sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan bakteri yang resistant terhadap antibiotik buatan manusia. Dalam sebuah tes ilmiah dengan cell-culture test terbukti Propolis Melia Nature paling efektif melawan bakteri patogen jenis gram poistif seperti Staphylococcus sp. (antara lain penyebab infeksi saluran kencing) , Clostridium sp.(antara lain penyebab gangguan perut/gastrointestinal), Corynebacterium diphtheriae (penyebab diphtheriae) dan jenis-jenis Streptococcus sp. (antara lain penyebab infeksi tenggorokan, infeksi sinus dan scarlet fever). Bakteri gram negatif yang juga efektif dilawan dengan Propolis antara lain Klebsiella pneumonia (penyebab pneumonia dan bronchitis) dan Pseudomonas sp. (antara lain penyebab infeksi pada luka).
Ada lima alasan mengapa Propolis dapat menjadi obat :
1. Lebih dari 180 phytochemicals ada di dalam Propolis antara lain flavonids, berbagai turunan asam orbanic, phytosterols, terpenoids dlsb. Zat-zat ini terbukti memiliki berbagai sifat anti-inflamatory, antimicrobial, antihistimanine, antimutagenic dan anti allergenic.
2. Flavonids yang ada dalam Propolis selain bersifat antioxidant yang mencegah infeksi, juga menumbuhkan jaringan. Kandungan pimia Propolis yang meningkatkan tumbuhnya jaringan tersebut antara lain adalah sebagai akibat dari sifat tissue strengthening dan regenerative effect dari quercetin, kaemferol, epigenin dan luteolin.
3. Aktifitas antibiotic dari phytochemicals yang ada di dalam Propolis antara lain disebabkan oleh berbagai turunan asam organic seperti cinnamic, ferrulic, benzoic, caffeic, coumaric, terpenes dan turunan-tuirunn berikutnya seperti limonene, p-cymene, eugenol, galangin dan quercetin.
4. Sifat antifungal yang ada di Propolis yang dihasilkan oleh phytochemicals seperti flavonoids pinocembrin, quercetin, sakauranetin dlsb.
5. Sifat antivius Propolis yang berasal dari turunan-turunan asam organik seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE).
( DIKUTIPDARI BERBAGAISUMBER )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s